• Pusat Studi Sosial dan Pembangunan
  • 04. 05. 2018
  • 115

Persoalan sosial dan pembangunan yang timbul merupakan fenomena yang saling terkait, maka tidak mengherankan bahwa perubahan yang terjadi pada beberapa aspek dapat mengakibatkan perubahan pada aspek-aspek lain. Terjadinya aspek yang tidak dikehendaki itulah yang kemudian dikatagorikan ke dalam masalah. Memudarnya nilai-nilai sosial masyarakat menimbulkan bentuk perilaku yang menyimpang dari aturan-aturan hukum yang ada.

Indonesia telah merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dan dari saat itulah Indonesia memulai pembangunan, namun seiring berjalannya waktu tidak mudah bagi bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan dengan keadaan yang beraneka ragam. Tentunya pembangunan tersebut harus disesuaikan dengan keadaan wilayah serta permasalahan-permasalahan sosial yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia. Pembangunan merupakan proses perubahan yang didasari pada situasi nasional tertentu untuk mencapai kondisi nasional yang lebih baik.

Aceh merupakan daerah otonom yang memiliki kekhususan tersendiri, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh, merupakan bentuk dari legitimasi kekhususan Aceh. Namun demikian permasalahan-permasalahan sosial dan pembangunan masih saja timbul di dalam kehidupan bermasyarakat di Aceh. Sama halnya dengan Permasalahan sosial dan pembangunan di Indonesia pada umumnya terjadi karena beberapa hal, baik dari sistem peraturan, pendidikan, kesehatan, pemerataan pembangunan, dan kependudukan.  dan kemiskinan, pemerataan pembangunan, pendidikan  dan kesehatan.

Dengan demikian permasalahan-permasalahan yang sangat komplit harus segera dilakukan upaya perbaikan agar terwujud kondisi yang lebih baik. Permasalahan yang timbul baik di Aceh maupun daerah lain di Indonesia perlu diberikan perhatian dan kajian yang lebih serius. Oleh karena itu, Pusat Studi Sosial dan Pembangunan Universitas Teuku Umar lahir untuk menjadi bagian dalam berpartisipasi untuk mewujudkan tatatan sosial dan pembangunan Indonesia yang berintegritas dan bermatabat. Berkenaan dengan Pusat Studi sosial dan pembangunan Universitas Teuku Umar, identifikasi peran tidak akan jauh dari kapasitasnya selama ini sebagai bagian dari perguruan tinggi yang menjalankan fungsi dan misi TRI DHARMA dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Sudah saatnya pembangunan wilayah nasional secara berkelanjutan dan menjamin kesejahteraan umum secara luas (public interest). Dalam hal ini semua harus sepakat bahwa adanya upaya untuk menormalisasi kehidupan ekonomi dan memperkuat perekonomian rakyat melalui peningkatan kapasitas sumber daya setempat (resource-based development), dimana baik sumber daya  lautan dan daratan saat ini  didorong pemanfaatannya, sebagai salah satu andalan bagi pemulihan perekonomian nasional. Bahwa dalam pusat Studi dan Pembangunan Universitas Teuku Umar merupakan wadah perhimpunan civitas akademik yang konsen terhadap pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.